Data Warehouse

Posted on Updated on

Data Warehouse (sistem gudang data) dibangun untuk mengatasi masalah teknis dan bisnis dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan penggunaan data dan informasi untuk mengambilkeputusan bisnis dan manajemen. Data hanya diambil dan diproses sekali, disimpan didalam data warehouse (proses ini disebut ELT = Extract, Transform, Load), hanya bagian proses yang unik dari setiap pemakai data yang dilaksanakan masing-masing (biasanya menggunakan software khusus – specialized tool).

Fungsi utama Data Warehouse adalah : Mengambil, mengumpulkan, mempersiapkan, menyimpan, dan menyediakan data untuk pemakai atau aplikasi yang bersifat query/reporting.

Konsep data warehose diperlihatkan pada gambar berikut :

Karakteristik Data Warehouse

Ada4 sifat yang mencirikan data yang tersimpan di dalam data warehouse :

  1. Subject oriented : Aplikasi untuk operasi perusahaan (Operational System) berorientasi pada proses. Di dalam data ware house data-data yang dihasilkan dari proses diatur kembali dan diintegrasikan dengan data-data dari fungsi-fungsi lain, agar berorientasi pada suatu subyek.
  2. Integrated :  Data-data yang sama dari berbagai aplikasi transaksi harus diintegrasikan di satu basisdata.
  3. Time variant :  Data warehose menyimpan sejarah (historical data). Waktu merupakan tipe atau bagian data yang sangat penting di dalam data warehose.
  4. Nonvolatile : sekali masuk ke dalam data warehose, data-data, terutama data tipe transakasi, tidak akan pernah di update atau dihapus.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s