Graf – Algoritma Kruskal & Algoritma Dijkstra

Posted on

 

Algoritma Kruskal

Algoritma ini digunakan untuk menentukan pohon perentang (spanning tree) terbobot minimum.

Algoritma Dijkstra

Algoritma ini digunakan untuk menentukan lintasan terpendek pada graf berbobot.

Slide PPT : Graf2

Soal Latihan :Soal Latihan Graf-1

 

3 thoughts on “Graf – Algoritma Kruskal & Algoritma Dijkstra

    Diskripsi Matakuliah Matematika Diskrit | Wawan Laksito said:
    Oktober 30, 2013 pukul 6:57 pm

    […] Materi 4 […]

    bayoe said:
    Oktober 27, 2015 pukul 3:27 pm

    saya mau tanya untuk garis pada titik dalam penggabungan titik satu dengan titik lain, apa harus segaris lurus atau bebas dalam membuat satu garis penghubung, misal membuat garis bebas seperti garis penghubung dengan petir, sircle, atau garis 90 derajat.. bagaimana, terimakasih

      wawanlys responded:
      November 14, 2015 pukul 10:36 am

      Untuk membuat minimum spanning tree , busur yang dipilih adalah yang mempunyai bobot mininum dan tidak membentuk circle, bentuk geometrinya bebas. Untuk membuat lintasan terpendek, busur yang dipilih adalah yang menghasilkan jumlah bobot lintasan terkecil dihitung dari titik asal dan tidak membentuk circle. tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s